Waktu aku masuk ke Desain Komunikasi Visual, masuk ke kelas pertama kali, seorang dosen bertanya pada kami “Apa tujuan kalian masuk Desain Komunikasi Visual?”
“Suka nggambar, pak!”
“Suka desain, pak!”
“Nggambar komik, pak!”
Terus pak dosen itu langsung berkata, “Kalau kalian cuma pingin bisa nggambar, nggak usah masuk DKV!”
Waktu itu aku baru bertanya-tanya lagi, “terus DKV itu mempelajari apa? Apa tidak menggambar?”
Yang masuk DKV belum tentu orang yang bisa menggambar komik, atau menggambar ilustrasi ekspresif saja. Bagi dosenku, orang yang masuk ke DKV adalah orang memiliki ‘IDE’ bukan cuma ‘ide’.
DAN
Desain Grafis tidak sama dengan DKV
Kenapa DKV memiliki title S1, sedangkan Desain Grafis D3? Karena isi/konten yang disajikan untuk memahami seni berbeda. Kesimpulan dari saya pribadi adalah; DG cenderung ke arah teknisnya saja, namun mahasiswa tidak dituntun untuk menyelami sense dari seni itu sendiri. Sedangkan DKV sebaliknya, mereka adalah konseptor, selain mendalami sense of art dalam diri mereka, mengembangkannya, mengaplikasikannya, dan berkonsep kuat.
Ketika orang-orang menyamakan Desain Grafis dengan DKV, perbedaan mereka menjadi rancu. Nama DKV justru tenggelam dalam pengertian yang salah.
Jadi sekali lagi, DKV tidak sama dengan Desain Grafis. Kedua desain ini sama seperti isi buah (DKV) dan kulitnya (DG).
Sebelum masuk ke Dunia DKV, pertimbangkan keinginan dan minat terhadap seni, belajar menggambar, dan menalarkan daya seni dalam diri sendiri. Disitulah kita akan menemukan keindahan dari permainan DESAIN.
Amelia
gw suka rtulisan kayak gini…simple dan perlu buat anak-anak yang tertarik ke dunia grafis…
bener juga…awalnya saya berpikir bahwa DKV itu adalah DKV..mungkin bisa dijelaskan lebih rinci lagi DKV arah lebih kemana? apakah dunia enterntaiment atau?